Kasi Pendis Kemenag Taput: Ekoteologi Wujud Nyata Agama Hadir Menjaga Kelestarian Lingkungan

Berita Umum18 Dilihat
Tarutung (Humas) – Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Daul Gultom, M.M., menyampaikan amanat tentang pentingnya implementasi Ekoteologi dalam pelaksanaan Apel Pagi yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (29/6).
Dalam arahannya, Kasi Pendis Kankemenag Taput menjelaskan bahwa Ekoteologi merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Menurutnya, ajaran agama tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga menegaskan tanggung jawab manusia sebagai khalifah untuk menjaga dan merawat bumi. “Ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Agama harus hadir menjadi solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan, seperti perubahan iklim dan pemanasan global. Kepedulian terhadap alam merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Beliau menambahkan, setiap ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab untuk menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Lebih lanjut, Daul mengingatkan bahwa komitmen terhadap pelestarian lingkungan telah ditanamkan sejak awal pengabdian ASN Kementerian Agama. Salah satunya melalui gerakan penanaman pohon yang dilakukan oleh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai simbol kepedulian terhadap bumi, yang terus dilanjutkan hingga mereka resmi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kegiatan menanam pohon bukan hanya seremonial, tetapi menjadi wujud komitmen ASN Kementerian Agama dalam menjaga kelestarian ciptaan Tuhan dan mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi mendatang,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kasi Pendis juga mengutip pesan Rasulullah SAW, “Sayangilah apa yang ada di bumi, niscaya yang di langit akan menyayangimu.” Menurutnya, pesan tersebut mengandung makna bahwa kasih sayang kepada sesama makhluk, termasuk menjaga lingkungan hidup, akan mendatangkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
Sebagai implementasi Ekoteologi, Kasi Pendis Kankemenag Taput mengajak seluruh ASN untuk mendukung penerapan Eco Office di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara. Penerapan Eco Office dapat diwujudkan melalui berbagai kebiasaan sederhana, seperti menghemat penggunaan energi listrik, mengurangi penggunaan kertas dengan mengoptimalkan dokumen digital, mengelola sampah dengan baik, serta menciptakan lingkungan kantor yang bersih, hijau, dan nyaman. “Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil. Mari kita jadikan kantor sebagai Eco Office yang ramah lingkungan. ASN Kementerian Agama harus menjadi bagian dari solusi, bukan menambah persoalan lingkungan,” tegasnya.
Melalui amanat tersebut, diharapkan seluruh ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara semakin memahami bahwa Ekoteologi bukan sekadar konsep, melainkan gerakan nyata untuk mengamalkan ajaran agama melalui kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, ASN Kementerian Agama dapat menjadi teladan dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis antara manusia, Tuhan, dan alam semesta demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan. (TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *