SDMK Gembala GBI Tahun 2026 “Perkuat Sinergi Pelayanan Gereja dan Pemerintah”.

Tarutung (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara yang diwakili oleh Kasi Urusan Agama Kristen, Masia Fransisca Gultom, S.Kom, M.Pd mengahadiri Sidang Majelis Daerah Khusus (SMDK) Gembala 2026 yang diselenggarakan oleh Gereja Bethel Indonesia (GBI). Bertempat di aula Kantor BPD Tapanuli Utara, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, Kapolsek Siborongborong AKP S. Pasaribu, Camat Siborongborong, Pimpinan OPD Pemkab Tapanuli Utara. Serta Badan Pengurus Pusat GBI, Prof. Dr.Irwan Widjaja dan Pdt. Dr. Heru Cahyono, M.Th, dan para Gembala Sidang Se- Tapanuli Utara Raya. Kegiatan ini menjadi .forum strategis bagi para pemimpin gereja, untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan Amanat Agung di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati berharap Sidang Majelis Daerah dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemajuan bagi pelayanan gereja sekaligus memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, sejahtera, dan beriman.
Kepala Seksi Urusan Agama Kristen yang menyampaikan dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan sidang. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama, membangun kerukunan, serta memperkuat pelayanan kepada umat, sejalan dengan semangat yang juga ditekankan dalam SKDK GBI Tahun 2026. Maria juga menekankan meningkatkan integritas kepemimpinan, serta mengembangkan pelayanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di era saat ini.
Sidang yang diikuti oleh para gembala dan utusan gereja dari berbagai wilayah ini berlangsung dalam suasana tertib, penuh persaudaraan, dan dipenuhi semangat musyawarah. Berbagai agenda penting dibahas, mulai dari laporan pertanggungjawaban program kerja, evaluasi pelayanan, hingga penyusunan program strategis yang akan dilaksanakan pada periode berikutnya.
Melalui pelaksanaan SDMK GBI Tahun 2026, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan gereja, mempererat sinergi dengan pemerintah, serta menghadirkan dampak positif bagi masyarakat luas melalui pelayanan yang berlandaskan kasih, persatuan, dan pengabdian kepada Tuhan. (EY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *