Kakan Kemenag Taput Distribusikan Bantuan Tali Kasih dari Kemenag Langkat kepada Korban Bencana Alam di Tapanuli Utara

Berita Umum40 Dilihat
Tarutung (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Badenggan Abednego Sihombing, S.Th., M.M., mendistribusikan bantuan tali kasih dari Kementerian Agama Kabupaten Langkat kepada warga Kementerian Agama yang terdampak bencana alam di dua lokasi, yaitu Kecamatan Pahae Jae dan Kecamatan Adiankoting. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar Kementerian Agama terhadap sesama yang sedang mengalami musibah akibat bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara.
Lokasi pertama penyaluran bantuan dilaksanakan di Kecamatan Pahae Jae. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara didampingi para Kepala Seksi dan Kepala KUA setempat. Bantuan diberikan kepada siswa madrasah, guru, serta staf KUA yang terdampak bencana alam.
Dalam kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Taput menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para penerima serta menjadi bentuk dukungan moral agar tetap kuat dan semangat dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana. “Bantuan ini merupakan amanah dan bentuk kepedulian dari keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Langkat kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi penguat bagi kita semua,” ujarnya.
Selanjutnya, penyaluran bantuan dilaksanakan di lokasi kedua, yaitu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Adiankoting. Bantuan diserahkan langsung oleh Kakan Kemenag Tapanuli Utara bersama Kepala Seksi dan dihadiri oleh staf KUA Adiankoting.
Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Langkat melalui Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban selama proses pemulihan pascabencana.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong, khususnya dalam membantu warga yang sedang menghadapi musibah. Solidaritas yang terjalin diharapkan dapat menjadi kekuatan bagi para korban untuk bangkit dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala. (TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *