Tarutung (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara Tigor Sianturi, MM di damping Kasi Urak Maria Fransiska Gultom, S.Kom, M.Pd, Kasi Bimas Islam Nazar Lutfy Tambunan, S.Pd.I, Kasi Bimas Katolik yang di wakili Nicholas Sianipar, SS serta Ketua Pokjaluh tandatangani MOU Kerjasama dengan Kacabdis Pendidikan Wilayah IX Propinsi Sumatera Utara tentang kerjasama Peyarian Bimbingan dan Penyuluhan Bagi Siswa SMA/SMK di Kabupaten Taput, bertempat di Ruang Kerja Kakankemenag Taput, Rabu (5/11). Penandatanganan MOU Kerjasama ini di hadiri Kacabdis Pendidikan Wilayah IX Propinsi Sumatera Utara Dr. Drs. Alferd Hasiholan Silalahi, M.Si.
Dalam sambutannya, Kakankemenag Taput menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan sinergisitas antara Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki pemahaman keagamaan yang moderat. Beliau menjelaskan bahwa melalui MoU ini, kedua lembaga akan berkolaborasi dalam melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di sekolah-sekolah menengah, baik SMA maupun SMK, yang berada di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.
“Kerja sama ini kita bangun untuk memperkuat peran penyuluh agama dalam memberikan pembinaan spiritual dan moral di lingkungan sekolah. Diharapkan siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang matang dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kakankemenag Taput menjelaskan bahwa maksud dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan sinergisitas potensi dan sumber daya antarinstansi, sedangkan tujuannya adalah memanfaatkan kemampuan dan peran masing-masing pihak guna mendukung penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan karakter di sekolah. Melalui program bimbingan dan penyuluhan, para penyuluh agama akan turut berperan aktif dalam memberikan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, stunting, serta pentingnya moderasi beragama dan toleransi di lingkungan pelajar.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Sumatera Utara, Dr. Drs. Alferd Hasiholan Silalahi, M.Si, dalam sambutannya memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif Kementerian Agama Taput. Ia menilai bahwa kerja sama lintas lembaga ini menjadi langkah positif dalam memperkuat pendidikan karakter siswa di tengah tantangan sosial dan moral yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Kami menyambut baik inisiatif ini. Pembinaan karakter siswa tidak bisa hanya dilakukan melalui kurikulum akademik semata, tetapi juga melalui sentuhan spiritual dan moral yang dibangun secara berkelanjutan. Peran Kementerian Agama melalui para penyuluh sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan yang sejuk dan moderat,” tuturnya.
Dengan adanya penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk menjalankan program kerja bersama secara berkesinambungan, sehingga sinergi antara Kemenag dan Dinas Pendidikan benar-benar berdampak positif bagi pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik di Kabupaten Tapanuli Utara.(TN)













