Tarutung (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara Tigor Sianturi, MM di damping Kasubbag TU Dr. H. AR. Munir Aritonang, M.AP yang juga sebagai Mentor, buka kegiatan monitoring dan evaluasi aktualisasi peserta latsar, bertempat di Aula Kankemenag Taput, Senin (29/9). Kegiatan monitoring dan evaluasi ini di ikuti 42 orang CPNS di lingkungan Kankemenag Taput. Tim Monev dari BDK ini di pimpin Dr. Syarifuddin selaku Widyaiswara.
Dalam arahannya Kakankemenag mengatakan bahwa status CPNS merupakan awal dari perjalanan pengabdian sebagai aparatur Negara. Karena itu para peserta di ingatkan agar selalu bersyukur dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, menjadi PNS adalah dambaan, karena itu wakafkan diri untuk melayani masyarakat dengan sebaik baiknya dan juga menekankan dalam mengikuti seluruh tahapan Latsar. Penilaian tidak berfokus pada aspek akademik juga mencakup komponen , sikap, evaluasi akademik, PKTBT, rancangan aktualisasi serta seminar laporan displin dan keaktifan menjadi factor penting yang turut menentukan hasil akhir.
Kakankemenag juga menekankan pentingnya pelatihan dasar sebagai pondasi pembentukan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN), menurutnya ada tiga hal utama yang perlu menjadi pegangan peserta yakni membangun pola piker berakhlak sesuai nilai Berakhlak, menjadikan pengalaman kerja sebagai tantangan untuk meningkatkan kompetensi, serta menjungjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Tim BDK mengatakan Monev ini merupakan bagian dari tahap III Latsar CPNS, yakni aktualisasi di tempat kerja (Agenda Habituasi). Prosesnya di lakukan melalui pengisian instrument monev oleh peserta dan mentor, serta wawancara bersama tim BDK guna mengukur capaian aktualisasi sekaligus memberikan masukan dan perbaikan. Bahwa keberhasilan aktualisasi peserta sangat di tentukan oleh dukungan mentor dan pimpinan unit kerja dengan demikian aktualisasi yang akan di laksanakan dapat menjadi inovasi yang memberi nilai tambah bagi unit kerja masing masing.
Melalui kegiatan ini di harapkan peserta latsar CPNS Kemenag Taput tidak hanya menyelesaikan tahapan habituasi, tetapi juga menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi penguatan tata kelola kelembagaan.(TP/EY)













