Kemenag Taput Gelar Rakor dengan Pengurus Masjid Taqwa Siborongborong bahas “Masjid Ramah Pemudik”

Berita Umum43 Dilihat

Tarutung (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, melalui Ka. Subbag TU, Dr. AR. Munir Aritonang, M.AP, Kasi Bimas Islam, M. Nazar Lutfhy Tambunan, S.Pd.I, Kasi Pendis Daul Gultom, S.Pd.I, MM, Sauman Tumanggor, S.Pd.I gelar Rapat koordinasi dengan Pengurus Masjid Taqwa Siborongborong, Senin (16/03). Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang hangat dan penuh semangat kebersamaan untuk memaksimalkan peran masjid sebagai tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik.

 

Dalam rangka mendukung kenyamanan masyarakat selama arus mudik, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara bersama pengurus Masjid Taqwa Siborongborong menggelar rapat koordinasi terkait program Masjid Ramah Pemudik sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 tentang optimalisasi peran masjid dalam melayani pemudik.
Pada kesempatan tersebut, Ka. Subbag TU menyampaikan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pelayanan umat, terutama pada momentum mudik. Oleh karena itu, melalui program Masjid Ramah Pemudik diharapkan masjid dapat memberikan fasilitas yang memadai bagi para musafir yang melintas.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam menekankan pentingnya kesiapan pengurus masjid dalam menyediakan layanan dasar bagi pemudik, seperti tempat istirahat, air bersih, fasilitas toilet yang layak, serta area ibadah yang nyaman. Menurutnya, pelayanan yang baik akan memberikan kesan positif sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pelayanan sosial dan keagamaan.
Kasi Pendidikan Islam juga menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lingkungan masjid selama masa mudik berlangsung.
Pengurus Masjid Taqwa Siborongborong menyambut baik program ini dan menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung kebijakan pemerintah melalui penyediaan fasilitas yang dibutuhkan oleh para pemudik. Mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan agar para musafir dapat beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan sinergi antara Kementerian Agama dan pengurus masjid dapat terus terjalin dengan baik, sehingga program Masjid Ramah Pemudik dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.(TP/EY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *