Tarutung (Humas) — Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Dr. Wanton Naibaho, S.Sos., M.Pd, kembali melaksanakan kegiatan Road Show Ramadan dengan tag line “Kemenag Berdampak” pada Kamis (5/3) yang bertempat di MTsS Al-Ikhlas Aek Botik, Kabupaten Tapanuli Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag Tata Usaha Dr. Abdul Rahman Munir Aritonang, M.AP., Kasi Pendidikan Islam Daul Gultom, M.M., Kasi Bimas Islam H. M. Nazar Luthfi Tambunan, S.Pd.I., para Kepala Madrasah, Kepala KUA Kecamatan, Penghulu, Penyuluh Agama, serta jajaran staf KUA Kecamatan Pahae Jae.
Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh guru dan siswa dari MTsS Al-Ikhlas Aek Botik, MIN 1 Tapanuli Utara, serta staf Non ASN Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Dalam arahannya, Plt. Kakan Kemenag Taput yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha Abdul Rahman Munir Aritonang, menyampaikan bahwa kegiatan Road Show Ramadan ini merupakan salah satu bentuk kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan madrasah dan lembaga keagamaan.
Beliau menegaskan bahwa melalui program ini, Kementerian Agama ingin memastikan bahwa nilai-nilai Ramadan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Dengan mengusung tag line “Kemenag Berdampak”, diharapkan seluruh program dan pelayanan Kementerian Agama mampu memberikan manfaat serta dampak positif bagi umat, baik dalam penguatan spiritual, peningkatan kualitas pendidikan, maupun dalam mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial.
Rangkaian kegiatan Road Show Ramadan ini juga diisi dengan ceramah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz Sanusi, S.H. Dalam tausiyahnya, Beliau mengingatkan pentingnya memahami makna puasa secara lebih mendalam. Beliau menjelaskan bahwa terdapat puasa orang awam yang hanya sebatas menahan lapar dan haus, namun hakikat puasa yang sebenarnya adalah mampu menahan diri dari segala hal yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa.
Selain itu, Beliau juga menjelaskan mengenai rukun-rukun puasa serta mengajak seluruh peserta agar menjadikan puasa sebagai sarana untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan. Menurutnya, puasa seharusnya memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari, sehingga seseorang tidak hanya menjalankan puasa secara formal, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik.
Beliau juga mengingatkan bahwa tujuan utama dari ibadah puasa adalah untuk membentuk pribadi yang bertakwa kepada Allah SWT, sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu, seluruh umat Islam diajak untuk menjaga kualitas puasa agar menjadi puasa yang sempurna, tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan, sikap, dan perbuatan.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan santunan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Tapanuli Utara kepada siswa yatim/piatu. Selain itu, diberikan pula tanda kasih kepada staf dan Penyuluh Non ASN yang selama ini telah mengabdikan diri dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara.
Melalui kegiatan Road Show Ramadan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, sejalan dengan semangat “Kemenag Berdampak”. (TN)

