Site icon Website

Kemenag Taput Alihkan Dana Kegiatan HAB untuk Bantu Korban Bencana Alam

Tarutung (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara mengambil langkah cepat dan penuh kepedulian dengan mengalihkan dana kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) Kankemenag Taput menjadi bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Tapanuli Utara. Keputusan ini diambil sebagai wujud empati dan tanggung jawab sosial Kemenag Taput terhadap saudara-saudara yang tengah mengalami musibah.
Kankemenag Taput telah merencanakan berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HAB. Namun melihat kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan mendesak, dana tersebut kemudian dialihkan sepenuhnya untuk penanganan korban bencana. Selain alokasi dana HAB, seluruh pegawai Kankemenag Taput juga secara sukarela mengumpulkan donasi sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial. Hal ini sudah melalui kesepakatan bersama antara Kasubbag TU, seluruh kepala seksi dan penyelenggara, serta seluruh ASN Kemenag Taput, yang dengan penuh kesadaran memilih mendahulukan kepentingan kemanusiaan
Kasubbag TU Kankemenag Taput, Dr. Abdul Rahman Munir Aritonang, M.AP., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk belasungkawa sekaligus ikhtiar bersama untuk meringankan beban masyarakat. “Ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus tolak bala bagi kita. Sudah sepatutnya sebagai sesama manusia kita saling membantu. Ketika saudara kita mengalami kesulitan, maka di situlah kehadiran kita paling dibutuhkan,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian ini adalah nilai utama yang terus dijunjung tinggi oleh keluarga besar Kemenag Taput. Tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memastikan bahwa kehadiran pemerintah memberi rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat terdampak.
Kementerian Agama Taput berharap, bantuan ini dapat memberikan sedikit keringanan bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kondisi pascabencana. Selain itu, Kemenag Taput juga berkomitmen untuk terus hadir, baik melalui dukungan moral, pelayanan keagamaan, maupun kerja sama lintas sektor untuk membantu percepatan pemulihan di wilayah terdampak.
Semoga melalui langkah ini, masyarakat yang terdampak khususnya masyarakat Tapanuli Utara dapat segera bangkit kembali, mendapatkan kekuatan, serta mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Kemenag Taput juga berharap momentum kepedulian ini semakin mempererat solidaritas antarpegawai dan masyarakat, sehingga bersama-sama dapat menciptakan lingkungan yang lebih kuat, peduli, dan penuh keberkahan. (TN)
Exit mobile version