Site icon Website

Kediaman Penyuluh Agama Islam Taput Jadi Posko dan Dapur Umum Korban Banjir Purbatua

Tarutung (Humas). Kediaman Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Abdul Rahman Sitompul, S.H., dijadikan sebagai posko sekaligus dapur umum bagi masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Purbatua. Selain rumah pribadi, Masjid Taqwa Siunggas Desa Sitolubahal—tempat beliau menjabat sebagai Ketua Badan Kemakmuran Masjid—juga difungsikan sebagai lokasi pengungsian untuk menampung warga yang membutuhkan tempat aman. Sejak awal terjadinya bencana banjir, penyuluh bersama Pemerintah Desa Sitolubahal bergerak cepat menyiapkan kediaman dan masjid sebagai pusat penanganan darurat, termasuk penyediaan makanan siap saji bagi para pengungsi. Upaya ini dilakukan demi memastikan warga tetap mendapatkan bantuan sesegera mungkin tanpa memandang latar belakang agama maupun suku.
Tercatat sebanyak 21 Kepala Keluarga ditampung di Masjid Taqwa Siunggas. Menariknya, dari jumlah tersebut 15 keluarga merupakan saudara-saudara kita yang beragama Kristen, sehingga posko ini benar-benar menjadi wujud nyata kerukunan dan solidaritas lintas iman di tengah bencana. Bantuan makanan dan kebutuhan darurat terus disalurkan secara merata kepada seluruh pengungsi. Pada Rabu malam, 26 November 2025, Bupati Tapanuli Utara bersama unsur Forkopimda mengunjungi langsung posko pengungsian untuk melihat kondisi warga serta memastikan layanan berjalan dengan baik. Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pengurus Masjid Taqwa Siunggas serta penyuluh agama Islam yang telah merespons cepat situasi bencana dan membuka fasilitas umum bagi seluruh warga terdampak.
Ucapan serupa juga disampaikan Camat Purbatua, Sorta Sitompul, S.H., yang mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian lintas agama yang ditunjukkan masyarakat Sitolubahal. Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama Dandim, Kapolres, Camat, dan Kepala Desa Sitolubahal turut mendampingi Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri RI, Dr. M. Syafri, yang meninjau langsung posko bantuan banjir.
Upaya ini menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial tetap menjadi kekuatan utama masyarakat Tapanuli Utara dalam menghadapi bencana. Semangat kerukunan yang ditunjukkan melalui aksi tanggap bencana ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lainnya dalam memperkuat nilai moderasi beragama dan kemanusiaan.(TN)
Exit mobile version