Site icon Website

Penyuluh Agama Islam KUA Simangumban Berangkatkan Jamaah Umroh Perdana, Wujud Pembinaan Majelis Taklim

Tarutung (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Simangumban Kabupaten Tapanuli Utara, Suanto Sianturi, S.H, dan rekan laksanakan pemberangkatan perdana jamaah umroh secara resmi melalui kantor KUA Simangumban. Jamaah yang berangkat kali ini merupakan jamaah majelis taklim binaan .
Pemberangkatan jamaah umroh ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Simangumban. Pasalnya, untuk pertama kalinya kegiatan keberangkatan umroh dilakukan secara kelembagaan melalui KUA, menunjukkan semakin meningkatnya semangat dan kesadaran masyarakat dalam memperdalam nilai-nilai keagamaan.
Suanto Sianturi, S.H, selaku penyuluh agama Islam KUA Simangumban, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan para jamaah binaannya yang kini dapat menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci. “Ini merupakan buah dari pembinaan majelis taklim yang rutin kami lakukan. Kami bersyukur jamaah semakin bersemangat dalam memperkuat iman dan akhirnya dapat berangkat ke tanah suci,” ujarnya.
Lebih lanjut, Beliau menambahkan bahwa kegiatan pembinaan majelis taklim tidak hanya berfokus pada kajian keagamaan, tetapi juga pada peningkatan spiritualitas dan motivasi untuk beribadah secara lebih mendalam. Keberangkatan jamaah umroh ini menjadi bukti nyata hasil pendampingan berkelanjutan antara penyuluh dan masyarakat.
Para jamaah umroh dan masyarakat Simangumban menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada KUA Simangumban, karena telah memfasilitasi keberangkatan ini dengan baik. “Kami sangat bangga dengan KUA Simangumban. Baru kali ini jamaah diberangkatkan secara resmi melalui kantor, dan kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ungkap salah satu jamaah dengan penuh haru.
Rombongan jamaah akan berada di Tanah Suci Makkah selama 12 hari, menjalankan rangkaian ibadah umroh. Keberangkatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi jamaah lain untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Jajaran KUA Simangumban menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini dapat menjadi tradisi keagamaan yang berkelanjutan, memperkuat hubungan antara KUA, penyuluh, dan masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan produktif. (TN)
Exit mobile version