Site icon Website

Kasi PAK Kankemenag Taput Buka Kegiatan MGMP PAK Kecamatan Sipahutar, Pangaribuan dan Garoga

Tarutung (Humas). Kepala Seksi Pendidikan Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara Nimrot Simatupang, S.Th, M.Pd di dampingi Ketua Pokjawas Sihartono Tumanggor, M.Pd.K, Pengawas PAK Roselina Sinaga, S.PAK dan Staf Seksi PAK buka kegiatan MGMP PAK Kecamatan Sipahutar, Pangaribuan dan Garoga bertempat di SMPN 1 Pangaribuan. Kegiatan MGMP PAK ini di ikuti Guru PAK Tingkat Menengah Kecamatan Sipahutar, Pangaribuan dan Garoga.
Dalam arahannya Kasi PAK menekankan dua focus utama kegiatan MGMP yakni penguatan nilai nilai Moderasi Beragama dan pengembangan inovasi dalam proses pembelajaran. Kasi menyampaikan bahwa pendidikan harus menjadi ruang inklusif dan harmonis, di mana peserta didik di dorong untuk tumbuh menjadi pribadi yang toleran, terbuka dan berpikiran positif. Moderasi adalah pondasi penting dalam membentuk karakter yang sehat dan damai. Jangan terus mempermasalahkan perbedaan, tetapi bangunlah kebersamaan yang kita miliki “ujarnya.
Kasi PAK juga menekankan pentingnya perubahan pradigma pembelajaran. Guru di tuntut untuk kreatif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, agar peserta didik lebih antusias dan ternovasi dalam menyerap materi, bukan hanya itu, Kasi PAK berpesan agar para guru terus mengembangkan diri tidak hanya dalam keilmuan, tetapi juga dalam kepribadian.
Sementara Narasumber dalam kegiatan MGMP PAK ini Dr. Hasudungan Simatupang, M. Pd yang membawakan materi Implementasi Evaluasi Berbasis HOTS Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti mengatakan bahwa HOTS di maksudkan pembelajaran yang mampu menciptakan peserta didik untuk berpikir HOTS seperti kemampuan memahami,menganalisa,mengevaluasi, mengidentifikasikan suatu pelajaran atau soal soal pembelajaran . Sebagai seorang pendidik di tuntut mampu merencanakan kegiatan pembelajaran dengan sebaik baiknya agar peserta didik mampu mencapai hasil belajar yang optimal. Strategi ini dapat merangsang peserta didik untuk mengintrepetasikan, mengevaluasi informasi. HOTS bergantung kemampuan guru dalam menyusun pembelajaran yang akan menuntut peserta didik berpikir pada tingkat yang lebih tinggi sehingga peserta didik dapat memecahkan masalah. (TP/EY)
Exit mobile version