Tarutung (Humas). Kasi Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara Jasman Sihaloho, S.Ag di damping Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kalanius Simanullang, S. Ag, buka kegiatan MGMP dan KKG Pendidikan Agama Katolik, bertempat di Aula Gereja Katolik Sitabotabo, Kecamatan Siborongborong. Kegiatan MGMP dan KKG ini di ikuti Guru Agama Katolik Tingkat Menengah dan Dasar se – Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam arahannya Kasi Bimas Katolik mengatakan di era globalisasi, institusi pendidikan formal mempunyai tugas penting untuk menyiapkan dan membentuk SDM yang berkualitas. Di dunia pendidikan, guru professional menjadi factor utama untuk meningkatkan kualitas SDM anak didiknya. Guru sebagai tenaga profesionalisme memiliki peran penting untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap anak didiknya agar kelak dapat berguna bagi bangsa dan Negara. Guru merupakan Pilar utama demi mewujudkan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencapai pendidikan yang bermutu.
Kasi juga mengatakan terkait moderasi beragama merupakan kunci keberhasilan pembangunan nasional, lebih lanjut meminta kepada guru agama katolik untuk menanamkan nilai nilai agama katolik secara baik dan benar kepada anak didik. Dalam hal ini bermasyarakat beri contoh hidup rukun, damai dan menghargai perbedaan. Beliau juga mengatakan guru wajib memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketaqwaan dan akhlak mulia. Seorang tenaga pendidik harus mampu berelasi dan menyesuaikan diri, punya integritas, professional dalam menjalankan tugas, punya inovasi dan bertanggung jawab atas tugas yang di berikan Negara kepadanya serta sikap keteladan.
“Guru menjadi contoh bagi peserta didik yang merupakan pegangan yang harus di pahami oleh guru, khususnya guru agama katolik. Dalam mendidik dan membina, guru harus menguasai dunia perkembangan teknologi, karena guru sekarang harus melek teknologi “ujarnya. (TP/EY)










