Site icon Website

Kakan Kemenag Taput Berikan Reward Kepada Juara I OMI Tingkat Propinsi Sumatera Utara

Tarutung (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara Tigor Sianturi, MM di damping Kasi Pendis Daul Gultom, S.Pd.I, MM dan Pengawas PAI Dorlin Sipahutar, S. Pd , berikan Reward kepada Nursofia Simanjuntak Juara I OMI Tingkat Propinsi Sumatera Utara, bidang OMI Sains Mata Pelajaran Matematika Terintegrasi, bertempat di MAS Al-Ikhlas Tarutung Dua, Kecamatan Pahae Jae, Senin (20/10). Penyerahan Reward ini juga di damping Kepala Madrasah Al-Ikhlas Tarutung Dua Yusrina Gultom, S.Pd, Tenaga Pendidik dan Kependidikan serta Siswa/I Madrasah.
Dalam sambutannya Kakankemenag menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas perjuangan siswa yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi diri sendiri, tetapi juga membawa nama baik madrasah. Semoga menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi “ ungkapnya. Reward ini di berikan sebagai bentuk penghargaan sekaligus dorongan agar semangat belajar siswa semakin meningkat. Pihak madrasah berkomitmen terus mendukung pengembangan bakat dan minat siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, tidak menutup kemungkinan bahwa di tahun tahun mendatang, madrasah ini akan terus menjadi yang terbaik.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa MAS Al-Ikhlas Tarutung Dua terus berkembang dan berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membangun karakter peserta didik agar unggul dalam berbagai bidang serta mampu bersaing dengan madrasah lainnya. Kakankemenag juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada siswa, guru serta madrasah yang berkontribusi maksimal dan capaian ini merupakan modal penting untuk memajukan dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Tapanuli Utara.
Sementara Kasi Pendis menegaskan prestasi siswa adalah bukti nyata kualitas madrasah. Menurutnya keberhasilan siswa dalam OMI 2025 merupakan bukti bahwa madrasah Taput mampu bersaing secara luas. Prestasi ini bukan hanya milik para Juara, tetapi menjadi semangat bagi seluruh civitas madrasah. Madrasah harus terus maju, berkembang dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam pendidikan formal.(TP/EY)
Exit mobile version