Tarutung (Humas). Kepala Seksi Pendidikan Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara Nimrot Simatupang, S.Th, M.Pd, di damping Pengawas PAK Tingkat dasar Rosalli Simangunsong, S.PAK, serta Staf PAK Hotlineker P. Sitompul, S.Pd.K dan Binsar P. Hutargalung, S.Pd.K buka pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) Agama Kristen bertempat di SDN 174573 Hutaraja. Kegiatan Kelompok Kerja (KKG) agama Kristen Tingkat Dasar di Ikuti Guru Agama Kristen Kecamatan Sipoholon dan Siborongborong.
Dalam arahannya Kasi PAK mengapresiasi kerja Guru Agama Kristen yang tel;ah melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. Tugas pokok dari seorang agama Kristen adalah mendidik, membimbing dan membina anak agar berbudi pekerti luhur, berperilaku baik, berbakti kepada orang tua dan bertaqwa kepada Tuhan. Proses membina iman dan karakter anak tidak hanya di lakukan pada saat pembelajaran tetapi juga melalui aktifitas setiap hari. Beliau berharap selain tugas dan fungsi pokok tersebuat. Setiap agama Kristen juga dapat mengambil bagian memberi contoh dalam pelaksanaan Moderasi Beragama. Utamanya saling menjaga kerukunan antar umat beragama sehingga peserta didik tidak mudah terpengaruh oleh hal hal negative, tindakan anarkis dan intoleran.
Sementara Staf PAK yang membawakan materi Pentingnya pembelajaran menggunakan Teknologi pembelajaran “ mengatakan bahwa teknologi pembelajaran adalah proses yang sistematis untuk merancang, mengmbangkan, mengelola dan mengevaluasi pembelajaran menggunakan berbagai alat, media dan metode berbasis teknologi agar pembelajaran menjadi lebih efektif, efisien dan menarik. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran membantu meningkatkan kualitas hasil belajar peserta dengan mendukung ketrampilan professional pendidik, menciptakan pengalaman kerja yang lebih interaktif dan menarik serta menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan individu peserta didik.
Tujuan teknologi pembelajaran adalah membantu siswa memahami materi dengan lebih muda, meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa, menghadirkan pengalaman belajar yang bervariasi dan menarik serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi. (TP/EY)

