Kasi Bimas Islam Kankemenag Taput Tekankan Pentingnya Growth Mindset dan Peningkatan Kinerja ASN

Tarutung (Humas) – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Muhammad Nazar Luthfi Tambunan, S.Pd.I., pimpin apel gabungan bertempat di Lapangan Mini Kankemenag Taput pada Senin (15/9). Apel ini diikuti oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Dr. Abdul Rahman Munir Aritonang, M.AP, Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala KUA Kecamatan, ASN, CPNS, PPPK, dan Pramubakti di lingkungan Kankemenag Taput.
Dalam arahannya, Kasi Bimas Islam menegaskan bahwa apel pagi menjadi pertanda kesiapan seluruh ASN dalam melaksanakan tugas, baik untuk hari ini maupun hari-hari berikutnya. “Apel adalah simbol kesiapan kita untuk menyelesaikan tugas masing-masing dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Beliau juga menyinggung peristiwa beberapa waktu lalu terkait ekspresi kekecewaan masyarakat kepada pemerintah akibat kinerja yang dinilai kurang maksimal. Dari kejadian ini, menurutnya, dapat diambil pelajaran bahwa masyarakat menginginkan pelayanan dan kinerja terbaik dari ASN. Kasi Bimas Islam mengajak ASN untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana berbagi informasi tentang pekerjaan yang sedang dan telah dilakukan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik terhadap kinerja Kemenag.
“Kita harus memaksimalkan kinerja, melaksanakan tugas dan fungsi dengan sungguh-sungguh, sehingga masyarakat tidak kecewa terhadap pelayanan kita,” tambahnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya pola pikir berkembang (growth mindset) bagi setiap ASN. Dengan growth mindset, kemampuan dapat terus diasah, ditumbuhkembangkan, dan ditingkatkan dalam menunjang pelaksanaan tugas. “Ibarat pisau, semakin sering diasah maka semakin tajam. Demikian juga dengan diri kita, semakin sering belajar dan berlatih, semakin terampil dan profesional kita dalam bekerja,” jelasnya.
Kasi Bimas Islam menutup arahannya dengan mengingatkan agar ASN Kemenag Taput selalu menginternalisasi lima budaya kerja Kementerian Agama. Dengan memiliki growth mindset, diharapkan setiap ASN mampu memenuhi lima budaya kerja tersebut dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (TN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *