Tarutung (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat di Aula Kankemenag Taput, Senin (15/9). Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini di hadiri Kasubbag TU, Dr. H. AR. Munir Aritonang, M.AP, Para Kasi/Penyelenggara, Kepala KUA Kecamatan/Penghulu, Kepala Madrasah, Pengawas, Penyuluh, ASN, CPNS, PPPK dan Tenaga Pramubakti.
Dalam sambutannya Kasubbag TU menegaskan pentingnya menedalani akhlak dan kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai teladan utama umat Islam. Maulid bukan sekedar seremonial, tetapi menjadi momen penting untuk menggali kembali nilai nilai perjuangan dan kasih sayang Nabi Muhammad SAW dalam membangun peradaban yang damai dan berkeadilan.
Kasubbag TU juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan serta memperkuat peran umat Islam dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan semangat Maulid mari kita doakan agar bangsa Indonesia senantiasa di berikan keamanan, persatuan dan keberkahan dalam setiap langkah pembangunannya”ujar beliau.
Kasubbag TU menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang sarat nilai spiritual dan kebangsaan ini. Beliau menyebut bahwa kegiatan memperingati Maulid Nabi merupakan wujud kepedulian sosial keagamaan serta bagian dari penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat.
Beliau juga menekankan bahwa moderasi beragama adalah jalan tengah yang harus di jaga bersama, terlebih dalam kehidupan masyarakat yang majemuk “ Perbedaan adalah sunnahtullah. Tugas kita adalah merawatnya dalam bingkai persaudaraan, sebagaimana dicontojkan Rasulullah SAW dalam kehidupan Beliau sehari hari “tambahnya.
Melalui momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini , di harapkan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai Abdi Negara yang berlandaskan nilai nilai ajaran Rasulullah SAW dan di harapkan semakin meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta menguatkan komitmen untuk mengamalkan nilai nilai islam dalam kehidupan sehari hari. (TP/EY)













