Tarutung (Humas). Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Maria Fransisca Gultom, S.Kom., M.Pd., bersama dengan Ketua Kelompok kerja Penyuluh (Pokjaluh), Astri Tuoktavia Sinaga, M.Pd.K, serta para penyuluh agama Kristen Seksi Urusan Agama Kristen kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan berbasis kelompok sasaran, yang kali ini menyasar kalangan lanjut usia (lansia) di Desa Sitampurung, Kecamatan Siborongborong. Kehadiran mereka disambut hangat oleh para lansia peserta binaan yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Dalam arahannya, Kasi Urag menekankan pentingnya penyuluhan rohani yang tidak hanya sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi benar-benar mampu membangkitkan semangat iman dan spiritualitas para lansia. Menurutnya, para lansia memiliki peran besar dalam keluarga dan masyarakat melalui keteladanan serta kekuatan doa.
“Tuhan tidak pernah memandang usia saat Dia mengasihi, menyertai, dan memakai seseorang untuk tujuan-Nya. Para lansia tetap berharga di mata-Nya, dan hidup mereka memiliki arti serta pengaruh besar bagi keluarga, gereja, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa para penyuluh agama Kristen memiliki tanggung jawab mulia untuk terus menyampaikan kabar baik dan memberitakan kebenaran Firman Tuhan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok lansia yang sering kali menyimpan kekayaan pengalaman dan hikmat hidup.
Dalam sesi renungan, firman Tuhan yang disampaikan diambil dari Ayub 12:12, “Konon hikmat ada pada orang yang tua, dan pengertian pada orang yang lanjut umurnya.” Renungan ini menggambarkan bahwa pengalaman hidup yang panjang sering kali melahirkan pengertian dan kedewasaan yang patut dihargai. Namun, dalam konteks yang lebih luas, hikmat sejati tidak hanya berasal dari usia atau tradisi manusia, tetapi bersumber dari Tuhan yang menjadi sumber segala pengertian.
Renungan tersebut mengajak seluruh peserta untuk menyadari bahwa hidup mereka tetap bermakna, dan hikmat yang Tuhan berikan dapat menjadi berkat bagi sesama. Kegiatan ditutup dengan diskusi singkat dan doa bersama, serta harapan agar kelompok binaan lansia di Sitampurung ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
Ketua Pokjaluh, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus digalakkan di berbagai desa, sebagai bentuk pelayanan langsung penyuluh agama Kristen terhadap masyarakat. “Kami berharap pembinaan ini bisa berjalan terus dan tetap dilaksanakan, agar para lansia terus dikuatkan dan diberdayakan secara rohani,” ujarnya menutup kegiatan. (TP/EY)

